Oranye Fikom Untar Oranye Fikom Untar Author
Title: Liburan ke Beijing, Yuuukk….!!!
Author: Oranye Fikom Untar
Rating 5 of 5 Des:
Penasaran dengan tempat wisata di negara yang kepadatan penduduknya ada di peringkat dua? Berikut ...

Penasaran dengan tempat wisata di negara yang kepadatan penduduknya ada di peringkat dua? Berikut ini adalah sejumlah tempat wisata populer yang ada di ibukota negara RRC, Beijing.

1.       Tian An Men Square (天安)

 Tian An Men berarti pintu surga yang damai. Pintu gerbang ini sudah berdiri sejak tahun 1417 dan merupakan gedung depan kota kerajaan pada zaman dinasti Ming dan Dinasti Qing. Tian An Men juga merupakan tempat bersejarah sekaligus tempat wisata untuk para wisatawan dari berbagai negara. Bangunan ini sempat mengalami dua kali kemusnahan akibat terbakar dan dibangun kembali pada tahun 1651. 
Lapangan di depan Tian An Men juga pernah menjadi saksi dari proklamasi berdirinya Republik Rakyat Tiongkok oleh Mao Zedong pada 1 Oktober 1949 dan juga aksi demonstrasi mahasiswa pada tanggal 15 April dan 4 Juni 1989 yang menyebabkan korban jiwa hingga 3000 orang. Di samping kiri dan kanan bangunan terdapat plakat berdasar merah dengan tulisan putih: 中华人民共和国万岁 dan  世界人民大团结万岁 yang berarti  Berjayalah selamanya Republik Rakyat Tiongkok dan Berjayalah selamanya persatuan dunia.

2.  Kota Terlarang/ Forbidden City(紫禁)

Tempat ini adalah lokasi wisata yang langsung dapat dijangkau setelah melewati gerbang Tian An Men. Kota Terlarang yang sering disebut juga dengan “Istana Terlarang” ini terletak di tengah kota kuno Beijing yang juga merupakan istana kerajaan pada periode Dinasti Ming da Dinasti Qing. Lokasi wisata ini terkenal juga sebagai “Museum Istana”( 故宫博物院)( pinyin: Gùgōng Bówùyùan)dengan luas 720,000 meter persegi, 800 bangunan dan lebih dari 8.000 ruangan. Bangunan ini merupakan simbol dari kekuasaan Tiongkok yang memiliki koleksi struktur kuno dan terdaftar menjadi situs warisan dunia oleh badan PBB Unesco.
3.       Summer Palace (Yihe Yuan) 

Yihe Yuan yang berarti Taman Musim Panas adalah taman zaman kuno yang terbesar dan terpelihara paling utuh di Tiongkok. Letak tempat wisata ini 15 km dari kota Beijing. Awalnya, taman tersebut  menjadi tempat untuk beraktivitas politik sekaligus tempat Ibusuri Chixi dan Kaisar Guangxi menghabiskan musim panas. Di taman ini terdapat lebih dari 3.000 bilik. Taman klasik yang terkenal di dunia dengan mengkombinasikan kekayaan alam seperti bukit dan perairan dengan bangunan buatan manusia sperti pavilion, balai ,kuil, istana, dan jembatan. Keindahan alam di tempat ini mengundang banyak wisatawan tiap tahunnya untuk mengunjunginya.

4.  Tembok Raksasa dan Bebek Panggang (万里长城和北京烤鸭)


Salah satu dari ketujuh keajaiban dunia adalah Tembok China yang dibangun pada zaman Dinasti Ming. Tujuan awal pembangunan tembok ini adalah untuk mempertahankan negara dari serangan kaum Mongol. Jutaan nyawa melayang selama proses pembangunan tembok raksasa ini.Tembok sepanjang 8.851 km ini merupakan hasil karya rakyat jelata China yang konon dapat dilihat dengan mata telanjang dari ruang angkasa. Sejauh ini telah banyak tokoh terkemuka dunia berkunjung ke Tembok Raksasa China, bahkan hingga muncul slogan: He who has never been to the Great Wall is not a true man.

Setelah lelah mendaki Tembok Raksasa China, tidak ada salahnya Anda mencicipi menu makanan yang sangat terkenal di Beijing, yakni bebek panggang Beijing (北京烤鸭) . Sudah banyak restoran di sana yang menyajikan menu bebek panggang ini. Ada satu restoran yang menyajikan menu bebek panggang dari resep yang telah berusia ratusan tahun. Nama restoran itu adalah Quanjude(全聚德). Di Quanjude, bebek panggang disajikan dengan cara diiris tipis hingga 108 lembar, dan dimakan dengan sambal khusus yang menghilangkan rasa mual.

5.    Kuil Langit (Temple of Heaven)
Merupakan kuil tempat sembahyang dan upacara ritual yang terpelihara paling utuh dan paling besar skalanya di Tiongkok. Di masa lalu, ritual yang dilakukan adalah memuja dewa-dewa bumi, matahari, bulan, gunung dan sungai, khususnya dewa langit agar memberkati rakyat dengan cuaca baik dan kehidupan tenteram. Menurut prosedur, setiap kaisar pada zaman dahulu harus datang sekali setahun ke dalam kuil langit untuk melakukan upacara yang rumit. Kini, kuil tersebut menjadi taman umum yang berciri khas di Beijing. (Dina)






About Author

Advertisement

Poskan Komentar

 
Top